Sering Pusing dan Lemas? Kenali Perbedaan Darah Rendah dan Kurang Darah di Klinik dr Vitis Kediri

Share :

darah rendah, hipotensi, perbedaan darah rendah dan kurang darah, gejala darah rendah, penyebab darah rendah, risiko darah rendah, darah rendah sering kambuh, bedanya hipotensi dan anemia, tekanan darah rendah, evaluasi medis darah rendah, pemeriksaan tekanan darah, sering pusing dan lemas, darah rendah apakah berbahaya, darah rendah harus ke dokter, klinik bpjs di kediri, klinik kesehatan di kediri, klinik umum di kediri, pemeriksaan kesehatan bpjs kediri, cek tekanan darah di kediri, klinik bpjs di kediri, klinik kesehatan di kediri, klinik umum di kediri, pemeriksaan kesehatan bpjs kediri, klinik pemeriksaaan anemia di kediri, klinik konsultasi anemia di kediri, klinik konsultasi darah rendah di kediri

Mungkin anda merasa pernah “kliyengan” dan segera mengambil kesimpulan sepertinya ini kurang darah atau darah rendah. Memang, masih banyak orang yang menganggap darah rendah sama dengan “kurang darah”. Hati-hati loh ayah, bunda. Jangan gampang membuat self diagnose.  Tahukah anda jika keduanya adalah kondisi yang berbeda? Baik darah rendah atau anemia dari sisi penyebab, gejala, maupun penanganannya untuk darah rendah ternyata berbeda loh.

Jadi begini.

Darah rendah atau hipotensi adalah kondisi ketika tekanan darah kita berada di bawah angka normal, umumnya di bawah 90/60 mmHg. Lalu bagaimana dengan anemia? Nah untuk  anemia alias kurang darah adalah yaitu kondisi saat kadar hemoglobin dalam darah lebih rendah dari normal. Jadi memang kondisinya berbeda, ka? Meskipun keduanya punya gejala yang mirip, seperti pusing dan lemas, tetapi penyebabnya tidak sama dan tentu saja penanganannya juga akan berbeda.

Ini Bedanya Hipotensi dan Anemia

Penyakit hipotensi berkaitan dengan tekanan aliran darah ke seluruh tubuh. Saat tekanan darah terlalu rendah, aliran darah ke otak jadi berkurang sehingga menimbulkan keluhan seperti pusing atau kepala terasa ringa, pandangan berkunang-kunang, lemas, terutama saat berdiri tiba-tiba dan mudah lelah dan sulit berkonsentrasi

Sedangkan anemia seperti sebelumnya dijelaskan, terjadi karena kurangnya sel darah merah atau hemoglobin yang berfungsi membawa oksigen. Umumnya gejala yang ditunjukkan berupa tubuh terasa cepat lelah, wajah pucat, sesak saat beraktivitas dan jantung berdebar.

Seseorang bisa saja mengalami hipotensi tanpa anemia, atau sebaliknya. Bahkan,bisa juga mengalami keduanya secara bersamaan. Makanya, penting banget untuk melakukan pemeriksaan medis agar kita bisa mengetahui penyebab pasti keluhan yang dirasakan.

Pentingnya Nutrisi untuk Ibu Hamil & Kenapa Perlu Rutin Cek ke Dokter Kandungan

Ini Risikonya Jika Darah Rendah Sering Kambuh

Mengalami darah rendah jika hanya sesekali mungkin tidak berbahaya, terutama pada orang yang memang memiliki tekanan darah alami lebih rendah. Akan tetapi, hipotensi yang sering kambuh atau muncul tiba-tiba nggak boleh disepelekan ya ayah, bunda.

Tekanan darah yang terlalu rendah dapat meningkatkan risiko:

1. Pingsan, kondisi ini bisa berbahaya terutama saat berkendara atau beraktivitas di tempat tinggi

2. Cedera akibat jatuh, karena kehilangan keseimbangan

3. Gangguan aliran darah ke organ vital, seperti otak dan jantung

4. Menurunnya kualitas hidup karena tubuh mudah lelah dan tidak bertenaga

Pada beberapa kasus,  munculnya keluhan darah rendah bisa jadi sebagai tanda adanya masalah kesehatan lain, misalnya gangguan jantung, dehidrasi berat, infeksi, gangguan hormon, atau efek samping obat tertentu.

Pentingnya Evaluasi Medis

Karena gejalanya sering dianggap sepele, banyak orang hanya mengandalkan minuman manis, kopi, atau istirahat tapi tidak berusaha untukmengenali penyebab utamanya. Padahal dengan melalui pemeriksaan di klinik, dokter dapat menentukan apakah keluhan disebabkan oleh hipotensi, anemia, atau kondisi lainnya, serta memberikan penanganan yang tepat dan aman.

Mulai sekarang, bila ayah, bunda atau anggota keluarganya sering merasa pusing, lemas, atau hampir pingsan, terutama saat berdiri atau beraktivitas, sebaiknya jangan menunda untuk memeriksakan diri.

Ini Tanda-Tandanya Ayah Bunda Harus Ke Dokter

Dengan mengenali perbedaan antara darah rendah dan kurang darah adalah langkah awal untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Dengan kita melakukan evaluasi medis yang tepat, darah rendah bukan saja terkontrol, tetapi juga dicegah agar tidak sering kambuh dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

darah rendah, hipotensi, perbedaan darah rendah dan kurang darah, gejala darah rendah, penyebab darah rendah, risiko darah rendah, darah rendah sering kambuh, bedanya hipotensi dan anemia, tekanan darah rendah, evaluasi medis darah rendah, pemeriksaan tekanan darah, sering pusing dan lemas, darah rendah apakah berbahaya, darah rendah harus ke dokter, klinik bpjs di kediri, klinik kesehatan di kediri, klinik umum di kediri, pemeriksaan kesehatan bpjs kediri, cek tekanan darah di kediri, klinik bpjs di kediri, klinik kesehatan di kediri, klinik umum di kediri, pemeriksaan kesehatan bpjs kediri, klinik pemeriksaaan anemia di kediri, klinik konsultasi anemia di kediri, klinik konsultasi darah rendah di kediri

Bagi anda warga Kediri dan sekitarnya segera periksakan kesehatan anda dan keluarga ke Klinik dr Vitis saja. Kontrol rutin di klinik adalah langkah sederhana namun sangat penting untuk menjaga tubuh tetap sehat, mencegah komplikasi, dan memastikan kualitas hidup tetap baik.

Anda juga bisa menggunakan kartu BPJS kok untuk periksa di Klinik dr. Vitis Kediri. Karena Klinik dr. Vitis Kediri menerima pasien umum dan pasien BPJS. Tenaga medisnya ramah dan profesional, sehingga semua pasien akan mendapatkan pelayanan medis yang sama baiknya.

Yuk, jadikan klinik dr.Vitis sebagai pilihan faskes 1 BPJS Anda dan keluarga. Info lebih lanjut hubungi:
Telpon: 0354779301
WA: 08113045400
Maps: Klinik dr.Vitis Kediri (Alamat : Jl. Jawa No 262, Dsn Sembak RT/RW 003/002 Ds. Grogol Kec. Grogol Kab Kediri 64151)
Instagram kami: @klinikdrvitis_kediri
Facebook: Klinik Dokter Vitis
Tiktok: klinikdr.vitis
Youtube: klinik dr.vitis Kediri

Share :