
Bulan November diperingati sebagai Diabetes Awareness Month, bisa jadi momentum bagi kita terkait risiko, pencegahan, dan pentingnya deteksi dini diabetes. Tahukah ayah dan bunda jika di Indonesia, termasuk wilayah Malang, angka kasus diabetes terus meningkat? Pertumbuhan kasusnya tiidak lepas dari perubahan pola makan, aktivitas, dan gaya hidup masyarakat.
Mengapa Diabetes Awareness Month Penting untuk Diikuti?
Diabetes sering kali disebut sebagai silent disease. Tidak sedikit loh pasien yang tidak merasakan gejala apa pun. Tahu-tahu nih kondisinya sudah cukup parah. Umumnya mereka mengalami gejala seperti sering haus, sering buang air kecil, lemas, atau penglihatan buram biasanya muncul ketika kadar gula darah sudah tidak terkendali.
Adanya Diabetes Awareness Month menjadi pengingat untuk kita meningkatkan kesadaran, siapa pun punya risiko terkena diabetes bahkan di usia yang masih muda atau secara fisik terlihat sehat bugar. Faktor pemicu seperti pola makan tinggi gula, kurangnya berolahraga, stres, atau faktor genetik mempunyai andil akan meningkatnya risiko diabetes.
Tips Menjaga Kesehatan Jantung
Gejala dan Risiko Diabetes yang Sering Diabaikan
Memang benar kalau penyakit diabetes tidak selalu muncul dengan tanda besar. Umumnya pasien tidak menyadari tanda-tanda kecil yang dialami seperti:
-
Mudah merasa cape padahal tidak melakukan aktivitas yang berat
-
Punya luka yang sulit sembuh
-
Kesemutan atau rasa kebas pada kaki dan tangan
-
Gampang merasa haus
-
Penglihatan tiba-tiba kabur
-
Sering buang air kecil, terutama malam hari
Adakah di antara keluarga ayah bunda mengalami hal ini? Coba ajak keluarga anda jika mengalami hal ini untuk melakukan pemeriksaan gula darah di klinik. Dengan melakukan deteksi dini akan membantu unuk mendapatkan penanganan yang lebih efektif, mencegah komplikasi, dan menghindari kondisi darurat yang memerlukan perawatan intensif.
Selain gejala-gejala yang disebutkan di atas, ada juga mereka yang memang sudah punya risiko tinggi terkena diabetes antara lain:
-
Orang dengan berat badan berlebih
-
Mereka yang jarang beraktivitas fisik
-
Ibu hamil dengan riwayat diabetes gestasional
Bagi mereka yang termasuk dalam kategori ini, sangat penting melakukan kontrol rutin agar kondisi tubuh tetap stabil.
Mengapa Kontrol Rutin ke Klinik Sangat Penting?
Tidak harus menunggu sakit jika anda ingin melakukan kontrol loh. Justru pemeriksaan rutin membantu mendeteksi perubahan kecil dalam tubuh sebelum berkembang menjadi masalah besar. Beberapa alasan mengapa kontrol rutin penting:
1. Memantau gula darah lebih terukur
Perubahan kecil pada pola makan atau aktivitas fisik dapat memengaruhi kadar gula darah. Pemeriksaan rutin membantu melihat pola tersebut.
2. Deteksi dini komplikasi
Diabetes yang tidak ditangani dengan baik dapat memicu masalah ginjal, jantung, saraf, dan penglihatan. Kontrol rutin membantu dokter memantau tanda awal komplikasi.
3. Konsultasi pola hidup yang tepat
Melalui pemeriksaan rutin, pasien bisa mendapatkan saran nutrisi, aktivitas fisik, dan obat yang sesuai dengan kebutuhan tubuhnya.
4. Pengawasan kondisi bagi pasien berisiko
Tidak hanya untuk pasien diabetes, tapi juga untuk mereka yang berisiko, seperti pasien hipertensi, obesitas, dan ibu hamil.
Ini Tanda-Tandanya Ayah Bunda Harus Ke Dokter
Tips Menjaga Kesehatan Untuk Meminimalkan Risiko Terkena Diabetes
Selain melakukan pemeriksaan rutin, masyarakat bisa memulai kebiasaan sehat yang mudah diterapkan sehari-hari, antara lain:
1. Kurangi konsumsi gula berlebih
Ayah dan bunda suka makan yang manis? Boleh kok. Tubuh kita juga membutuhkan glukosa untuk bergerak, hanya saja mulai sekarang yuk, batasi minuman manis, kue, dan cemilan tinggi gula.
2. Rutin bergerak minimal 30 menit per hari

Tidak kuat kalau harus berlari? Tenang aja. Anda tetap bisa berolahraga ringan misalnya dengan berjalan kaki, stretching, atau senam ringan bisa membantu menstabilkan gula darah.
2. Perbanyak makan sayur dan buah
Coba inget-inget deh. Kapan terakhir kali anda makan nasi lengkap dengan sayur serta makan buah-buahan? Pastikan anda memilih konsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah agar gula darah tetap stabil.
3. Jaga berat badan ideal
Punya berat badan ideal bukan saja soal estetis agar terlihat menarik atau mudah memilih pakaian yang akan dikenakan. Punya masalah obesitas selain tidak nyaman dalam aktivitas juga merupakan salah satu pemicu diabetes yang paling umum.
4. Periksa gula darah secara berkala

Jangan takut untuk kontrol gula darah, terutama bagi yang punya riwayat keluarga atau gejala pendukung. Malah ini akan membuat kita semakin aware dengan kondisi tubuh kita.
Momentum Diabetes Awareness Month bisa menjadi awal yang baik untuk lebih peduli pada kesehatan. Jangan tunggu gejala muncul baru memeriksakan diri. Kontrol rutin di klinik adalah langkah sederhana namun sangat penting untuk menjaga tubuh tetap sehat, mencegah komplikasi, dan memastikan kualitas hidup tetap baik.
Mau cek rutin kesehatan anda dan keluarga? Yuk ke klinik dr Vitis saja. Anda juga bisa menggunakan kartu BPJS kok untuk periksa di Klinik dr. Vitis Kediri. Karena Klinik dr. Vitis Kediri menerima pasien umum dan pasien BPJS. Tenaga medisnya ramah dan profesional, sehingga semua pasien akan mendapatkan pelayanan medis yang sama baiknya.
Yuk, jadikan klinik dr.Vitis sebagai pilihan faskes 1 BPJS Anda dan keluarga. Info lebih lanjut hubungi:
Telpon: 0354779301
WA: 08113045400
Maps: Klinik dr.Vitis Kediri (Alamat : Jl. Jawa No 262, Dsn Sembak RT/RW 003/002 Ds. Grogol Kec. Grogol Kab Kediri 64151)
Instagram kami: @klinikdrvitis_kediri
Facebook: Klinik Dokter Vitis
Tiktok: klinikdr.vitis
Youtube: klinik dr.vitis Kediri




