
Memiliki gigi yang sehat adalah impian banyak orang. Gigi yang kuning dan banyak plak tidak akan enak dipandang mata dan membuat pemiliknya kurang percaya diri. Apalagi jika plak di gigi sudah mengeras menjadi karang gigi. Selain penampilan terganggu, juga bau mulut juga membuat keadaan semakin memburuk.
Itulah kenapa penting sekali untuk membersihkan gigi dengan menyikat gigi minimal 2 kali sehari. Plak di gigi yang tidak dibersihkan akan berpotensi untuk menjadi karang gigi dan itu sangat susah sekali dibersihkan secara manual. Makanya dokter gigi lah yang dapat mengatasi karang gigi.
Apa sih Karang Gigi itu?
Karang gigi adalah kondisi dimana ada banyak timbunan plak yang membentuk lapisan seperti kotoran yang mengeras di sela-sela gigi. Plak sendiri adalah benda bening yang terbentuk dari sisa-sisa makanan yang menempel di gigi dan bercampur dengan bakteri sehingga sifatnya lengket.
Plak bisa dibersihkan dengan menyikat gigi. Tapi jika tidak pernah menyikat gigi, plak yang ada akan mengeras dan membentuk karang gigi. Karang gigi paling sering terbentuk di area gigi bagian depan bawah dan geraham atas bawah kiri dan kanan. Alasannya karena area tersebut dekat dengan kelenjar air liur.
Seperti yang kita tahu, ada dua jenis karang gigi berdasarkan lokasinya, yaitu :
1. Supragingival
Supragingival adalah karang gigi yang terletak di atas gusi atau di bagian yang tampak di rongga mulut. Warnanya lebih terang, putih kekuningan dan konsistensinya seperti kapur.
2. Subgingival
Subgingival adalah karang gigi yang letaknya di bawah gusi atau di atas permukaan akar gigi. Warnanya lebih gelap, konsistensinya lebih padat dan kerang. Sehingga sangat sulit dibersihkan kalau hanya dengan menyikat gigi biasa.

Gejala Karang Gigi
Karang gigi memang terlihat sebagai kondisi yang tidak berbahaya bagi kesehatan. Tapi jika tidak ditangani dengan baik, karang gigi dapat berdampak buruk bagi kesehatan gigi dan mulut loh. Beberapa gejala karang gigi yaitu :
- Gusi berdarah
- Bau mulut akibat sisa makanan yang tersisa di gigi dan tidak dibersihkan
- Iritasi dan peradangan akibat penyakit sistemik pada gigi
- Rasa kasar di permukaan gigi
- Pembengkakan dan kemerahan pada gusi
- Terbentuknya lapisan kotoran yang mengeras berwarna kuning kecoklatan di garis gusi yang kurang enak dipandang mata.
Jika tidak segera ditangani, karang gigi dapat berpotensi menjadi penyakit yang lebih serius seperti peradangan gusi, gigi berlubang, perubahan warna gigi, kerusakan enamel gigi sampai periodontitis.
Cara Mengobati Karang Gigi
Plak yang sudah menjadi karang gigi tidak bisa dibersihkan hanya dengan menyikat gigi biasa. Satu-satunya cara adalah dengan scalling gigi yaitu tindakan non bedah yang dilakukan dokter gigi untuk mengikis karang gigi menggunakan alat yang disebut scaler.
Scaler ada yang manual dan ada juga yang ultrasonik. Keduanya memiliki fungsi yang sama. Namun scaler yang sering digunakan dokter adalah scaler ultrasonik karena lebih cepat dan lebih bersih menghilangkan karang gigi. Scaler ultrasonik juga menimbulkan efek nyeri yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan scaler manual.
Sebelum melakukan scaling gigi, dokter akan menyarankan anda untuk mengkonsumsi obat pengencer darah terlebih dulu. Obat pengencer darah ini berguna untuk mempermudah membersihkan darah jika sampai terjadi luka saat proses scaling gigi.
Dokter akan memberikan bius lokal di area gigi yang akan dibersihkan, sehingga anda tidak akan merasakan sakit ketika alat scaler mulai bekerja.
Cara Mencegah Karang Gigi
Karang gigi bisa dicegah dengan banyak cara. Sayang sekali kan jika kita harus ke dokter gigi hanya untuk membersihkan gigi yang penuh plak. Selain malu, kesehatan gigi dan gusi yang buruk jadi membuat rasa percaya diri terganggu.
Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya karang gigi yaitu :
- Menyikat gigi minimal 2 kali sehari menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk mencegah gigi berlubang.
- Membersihkan gigi menggunakan benang gigi setidaknya satu kali sehari.
- Mengurangi makanan yang mengandung banyak gula dan perbanyak makan makanan yang mengandung gizi seimbang
- Tidak merokok karena rokok akan membuat gigi menguning dan plak susah diangkat karena menempel kuat di gigi.
Selain cara diatas, anda juga dapat memeriksakan kesehatan gigi dan mulut anda ke dokter gigi setidaknya 6 bulan sekali. Hal ini untuk memastikan bahwa tidak ada plak atau karang gigi yang mengganggu.

Rekomendasi dokter gigi yang terpercaya dan berpengalaman ada di Klinik dr. Vitis. Klinik kesehatan yang ada di Kabupaten Kediri ini buka 24 jam dan menerima pasien umum serta BPJS. Pelayanannya cepat dan ramah serta ditangani oleh tiga dokter gigi yang profesional di bidangnya.
Poli gigi di Klinik dr. Vitis Kediri buka setiap hari Senin sampai Sabtu. Untuk pagi hari dimulai pukul 08.30 – 13.00 WIB atau sore hari mulai pukul 17.00 – 21.00 WIB. Khusus hari Sabtu, poli gigi di Klinik dr. Vitis buka pukul 14.00 – 18.00 WIB.
Kabar baiknya lagi, poli gigi Klinik dr. Vitis ini memiliki peralatan yang lengkap dan modern. Sehingga memudahkan pasien untuk memeriksakan gigi dengan berbagai keluhan penyaktit gigi. Klinik dr. Vitis dapat juga melayani pasien dewasa ataupun anak-anak lho. Klinik dr. Vitis berada di lokasi strategis sehingga mudah dijangkau dan ditemukan.
—-
Yuk pilih klinik dr.Vitis aja. Jadikan klinik dr.Vitis sebagai pilihan faskes 1 BPJS Anda dan keluarga. Info lebih lanjut hubungi :
Telpon : 0354779301
WA : 08113045400
Maps : Klinik dr.Vitis Kediri (Alamat : Jl. Jawa No 262, Dsn Sembak RT/RW 003/002 Ds. Grogol Kec. Grogol Kab Kediri 64151)
Instagram : @klinikdrvitis_kediri
Facebook : Klinik Dokter Vitis
Tiktok : klinikdr.vitis
Youtube : klinik dr.vitis Kediri




