
Panik dan cemas pasti dirasakan oleh orang tua yang anaknya tiba-tiba kejang. Ditambah lagi demam tinggi yang membuat tubuh kecilnya panas dan badannya kaku. Kejang demam memang membuat siapapun panik dan menangis. Apalagi jika yang mengalaminya adalah bayi kecil yang berusia 1 tahun.
Pengetahuan tentang penanganan kejang demam perlu diketahui ayah ibu. Jadi jika anak ayah ibu tiba-tiba mengalami kejang demam, ayah ibu tidak sampai panik. Semua harus dilakukan dengan kepala dingin dan pikiran tenang.
Ini Perbedaan Persalinan Normal dan Caesar untuk Kelahiran si Kecil
Mengenal Kejang Demam pada Anak
Kejang demam sering disebut juga dengan nama step. Pemicunya adalah demam tinggi lebih dari 38 derajat celcius. Kejang demam sebenarnya umum terjadi pada anak-anak ya ayah ibu. Apalagi imunitas bayi kan masih belum sekuat orang dewasa. Anak mudah sakit, apalagi kena panas tinggi.
Kejang demam umumnya terjadi pada bayi berusia 6 bulan dan akan berlanjut sampai anak berusia 5 tahun. Nah karena kejang demam terus berlanjut, orang tua pasti khawatir dan cemas karena anak bisa tiba-tiba kejang demam tanpa bisa diprediksi sebelumnya.
Kejang demam ada 2 macam, yaitu kejang demam biasa dimana durasinya kurang dari 15 menit dan tidak berulang. Ada lagi kejang kompleks yang durasi kejangnya lebih dari 15 menit dan dapat berulang.
Anak yang kejang demam tubuhnya akan mengalami kejang dan kaku, pupil mata berputar ke atas, suhu tubuh tinggi di atas 38 derajat celcius, anak tidak sadarkan diri. Jadi ayah ibu harus bisa memperhatikan kondisi anaknya yang kejang demam ya. Terutama jika mendapati anak-anak menggigil seperti kedinginan, padahal suhu tubuhnya sedang tinggi.
Dalam keadaan seperti itu, lidah bisa tergulung ke dalam sehingga menghalangi jalan napas. Keadaan inilah yang berbahaya, sehingga perlu tindakan cepat dan segera untuk menahan si kecil menggigit lidahnya sendiri.
Penyebab Kejang Demam pada Anak
Umumnya kejang demam disebabkan oleh virus atau bakteri ya ayah ibu. Tapi bukan itu saja penyebabnya. Ada beberapa penyebab kejang demam yang dapat diantisipasi, yaitu :
1. Demam Tinggi pada Anak
Sesuai namanya, kejang demam dipicu oleh demam tinggi pada anak. Umumnya suhu badan anak mencapai 40 derajat celcius. Tapi ada juga anak yang sudah kejang di suhu 38 derajat celcius. Itulah kenapa penting bagi ayah ibu untuk menyediakan obat penurun panas di rumah.
Jika anak demam tiba-tiba, segera berikan anak obat penurun panas ya. Anak yang kena step, biasanya akan langsung kejang begitu demam tinggi. Demamnya tidak kunjung turun. Jika hal tersebut terjadi, segera bawa ke klinik terdekat agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.
2. Faktor Genetik
Step ternyata bisa diturunkan secara genetik. Orang tua yang pernah mengalami kejang demam saat kecil dapat menularkan penyakitnya kepada sang anak. Untuk mengatasinya, orang tua perlu waspada dan sigap jika sewaktu-waktu anaknya mengalami kejang demam.
3. Step Pertama Usia di Bawah 18 bulan
Tidak semua anak yang mengalami demam tinggi akan kejang demam atau step. Anak yang step biasanya adalah anak yang sudah kejang di usianya yang belum genap 18 bulan. Selanjutnya anak akan mengalami kejang demam berulang di tahun-tahun kedepannya.
Cara Mengatasi Kejang Demam pada Anak
Kejang demam memang membuat orang tua panik. Tapi sekarang ayah ibu tidak perlu panik lagi karena kejang demam perlu ditangani dengan pikiran tenang dan cekatan. Pahami ilmu tentang penanganan kejang demam pada anak, sehingga anak terselamatkan dan ayah ibu bisa kembali tenang.
Cara menangani kejang demam yang bisa ayah ibu terapkan yaitu :
1. Jangan selimuti Anak yang kejang. Kalau bisa lepaskan baju tebal yang menyelimuti anak dan letakkan anak di atas permukaan yang datar, seperti karpet di atas lantai atau tempat tidur.
2. Jangan memasukkan apapun ke dalam mulut si kecil selama kejang maupun setelahnya.
3. Miringkan tubuh si kecil untuk mencegah lidah si kecil tergulung ke dalam mulut dan menghalangi jalan napas.
4. Hitung durasi kejang demam. Karena ada kejang demam yang berhenti sendiri setelah 5 menit dan ada juga yang terus berlanjut.
5. Segera bawa ke klinik kesehatan terdekat untuk penanganan medis lebih lanjut.
Untuk ayah ibu yang tinggal di Kabupaten Kediri dan sekitarnya tidak perlu cemas lagi, karena ayah ibu bisa membawa anaknya yang step ke IGD Klinik dr Vitis yang ada di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri.
Klinik dr Vitis buka 24 jam dan menerima pasien anak-anak yang step di IGD. Dokter jaga akan langsung memberikan pertolongan pertama kepada anak dan melakukan observasi medis dengan cekatan.
Ayah ibu dapat menunggu hasil observasi dokter. Biasanya anak yang step akan dilanjutkan dengan menjalani rawat inap agar kejang demamnya dapat berhenti dan tidak berulang.
Ayah ibu tak perlu cemas soal biaya. Ayah ibu yang punya BPJS dapat menggunakan kartu BPJS yang dimiliki untuk mengurus pengobatan anak yang kejang demam. Klinik dr Vitis menerima pasien BPJS. Petugas medis akan tetap memberikan pelayanan terbaik.
Yuk pilih klinik dr.Vitis aja. Jadikan klinik dr.Vitis sebagai pilihan faskes 1 BPJS anda dan keluarga. Info lebih lanjut hubungi :
Telpon : 0354779301
WA : 08113045400
Maps : Klinik dr.Vitis Kediri (Alamat : Jl. Jawa No 262, Dsn Sembak RT/RW 003/002 Ds. Grogol Kec. Grogol Kab Kediri 64151)
Instagram kami : @klinikdrvitis_kediri
Facebook : Klinik Dokter Vitis
Tiktok : klinikdr.vitis
Youtube : klinik dr.vitis Kediri




