Tips Sehat Mengolah Daging Kurban Agar Tidak Amis

Share :

Klinik dr. Vitis, Klinik BPJS Kediri, Klinik 24 Jam Kediri, Klinik BPJS Kediri, Klinik terdekat dari lokasi saya sekarang, klinik buka 24 jam Kediri, cek laboratorium Kediri, Klinik USG Kehamilan Kediri, Klinik rawat inap Kediri, Khitan diKediri, Klinik Pratama Kediri, Klinik Faskes 1 BPJS Kabupaten Kediri, Klinik kesehatan Sembak Grogol  Kediri, Klinik rawat inap Kabupaten Kediri, Klinik persalinan 24 jam, tempat bersalin Kabupaten Kediri, Klinik bersalin Kediri, KB Kediri, Pelayanan KB, rawat inap Grogol Kediri, UGD di Kediri, rawat inap BPJS Kediri

tips daging kambing tidak amis

Daging kurban biasanya dibagikan pada saat hari raya Idul Adha. Daging yang dibagikan pun bervariasi yang berasal dari hewan seperti dari daging sapi, kambing, domba sampai unta.

Di Indonesia sendiri, hewan yang biasanya dijadikan hewan kurban adalah daging sapi dan kambing. Diantara kedua daging tersebut, daging kambing yang sering masih berbau amis dan menyengat.

Meskipun bau amis, tapi daging kambing memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan loh seperti protein, vitamin B6, vitamin B12, niasin, zat besi dan seng. Pastikan untuk mengolah daging kurban dengan tepat agar kandungan gizi didalamnya tidak hilang. Pengolahan yang salah akan menghilangkan kandungan gizi di dalamnya.

Tips Mengolah Daging Kurban Agar Sehat dan Tidak Amis

Kunci dari makanan daging kurban agar tetap sehat saat disantap adalah pada pengolahannya. Terutama daging kambing yang kadang masih amis setelah dipotong. Ada beberapa tips yang bisa digunakan untuk menghilangkan bau amis agar daging tetap enak dan sehat saat dimakan.

1. Jangan Mencuci Daging Kurban

Daging kurban yang dicuci terlebih dulu sebelum dimasak terutama daging kambing, justru akan membuat bau amis semakin menyengat. Selain itu daging juga akan mengeras dan alot. Makanya usahakan tidak mencuci daging kambing dan langsung saja masukkan ke dalam air rebusan. Pastikan air rebusan yang dipakai untuk memasak daging kambing sudah diberi bumbu rempah ya agar aroma amisnya hilang dan dagingnya jadi empuk.

2. Masak Daging dengan Suhu yang Tepat

Suhu yang tepat untuk memasak daging kurban baik daging sapi, kambing atau domba adalah 63 derajat celcius. Setelah masak, panaskan kembali sisa makanan hingga suhu 70 derajat celcius sebelum dimakan bersama keluarga.

Memasak daging kurban pada suhu yang tepat akan membuat daging empuk dan enak dimakan. Sebaliknya, jika suhunya terlalu tinggi atau terlalu rendah akan membuat daging keras dan tinggi kolesterol.

3. Gunakan Talenan dan Pisau yang Terpisah

Kita biasanya menggunakan pisau dan talenan yang sama saat memotong hewan kurban dan sayuran. Inginnya sih hemat, tapi sikap tersebut ternyata dapat membuat bau amis makin tercium.

Karenanya pisahkan pisau dan talenan untuk memotong daging kurban yang mentah dengan pisau dan talenan untuk memotong daging kurban yang sudah matang maupun sayuran. Jangan dicampur ya agar aroma amisnya tidak mengontaminasi daging yang sudah matang.

4. Tambahkan Perasan Jeruk NipisPerasan jeruk nipis dipercaya dapat membantu membunuh bakteri yang ada di dalam daging kurban. Selain itu perasan jeruk nipis juga dapat menghilangkan bau amis yang menyengat pada daging.

Caranya baurkan saja perasan jeruk nipis pada daging mentah secara merata dan diamkan selama 30 menit. Setelah itu ayah ibu bisa langsung mengolahnya menjadi makanan.

5. Bungkus Menggunakan Daun Pepaya

Selain perasan jeruk nipis, daun pepaya juga dipercaya dapat menghilangkan bau amis pada daging kambing loh. Caranya bungkus daging kambing menggunakan daun pepaya dan diamkan selama 60 menit sebelum diolah. Selain bau amis hilang, daun pepaya juga dapat membuat daging menjadi empuk dan mudah diolah. Catat ya.

Bagaimana? Cara mengolah daging kambing agar amis hilang ternyata mudah kan. Pastikan untuk mengolah daging kurban dengan cara yang tepat dan benar ya. Agar kandungan gizi didalamnya tidak hilang.

Klinik dr. Vitis, Klinik BPJS Kediri, Klinik 24 Jam Kediri, Klinik BPJS Kediri, Klinik terdekat dari lokasi saya sekarang, klinik buka 24 jam Kediri, cek laboratorium Kediri, Klinik USG Kehamilan Kediri, Klinik rawat inap Kediri, Khitan diKediri, Klinik Pratama Kediri, Klinik Faskes 1 BPJS Kabupaten Kediri, Klinik kesehatan Sembak Grogol Kediri, Klinik rawat inap Kabupaten Kediri, Klinik persalinan 24 jam, tempat bersalin Kabupaten Kediri, Klinik bersalin Kediri, KB Kediri, Pelayanan KB

Pastikan juga untuk tidak terlalu makan daging kurban terlalu banyak. Karena meskipun kandungan gizi yang terdapat pada daging merah cukup banyak, namun kandungan kolesterol, garam dan lemak jenuhnya juga tinggi.

Makanya makan daging kambing atau daging sapi tetap harus dikontrol. Tidak boleh terlalu banyak agar kolesterol tidak meningkat. Jika sakit, segera periksakan diri ke rumah sakit atau klinik terdekat.

Bagi anda yang tinggal di daerah kecamatan Grogol dan sekitarnya area Kabupaten Kediri. Jangan khawatir jika memiliki kendala dengan kolesterol, karena  Klinik dr. Vitis melayani pasien umum dan BPJS loh. Dokternya sudah  berpengalaman menangani pasien dengan ramah dan profesional. Akan ada dokter umum yang siap membantu dan melayani keluhan seputar kesehatan anda.

Pendaftaran pasien sendiri dapat dilakukan melalui aplikasi JKN Mobile yang mudah dan gampang untuk digunakan. Tetap semangat menjaga kesehatan meskipun menikmati daging kambing favorit di hari raya Idul Adha.

—

Yuk pilih klinik dr.Vitis aja. Jadikan klinik dr.Vitis sebagai pilihan faskes 1 BPJS Anda dan keluarga. Info lebih lanjut hubungi :

Telpon                         : 0354779301

WA                              : 08113045400

Maps                           : Klinik dr.Vitis Kediri (Alamat : Jl. Jawa No 262, Dsn Sembak RT/RW 003/002 Ds. Grogol Kec. Grogol Kab Kediri 64151)

Instagram                 : @klinikdrvitis_kediri

Facebook                    : Klinik Dokter Vitis

Tiktok                          : klinikdr.vitis

Youtube                       : klinik dr.vitis Kediri

Share :